Pentingnya Gaya Hidup Sehat untuk Merawat Tubuh

Image result for pentingnya pola hidup sehat

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko kesehatan global yang utama. Meningkatnya produksi makanan olahan, pesatnya urbanisasi dan gaya hidup tak sehat membuat Anda rentan terserang berbagai jenis gangguan kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Memulai gaya hidup sehat bisa menjauhkan Anda dari risiko-risiko kesehatan tersebut.

Gaya hidup sehat adalah komitmen jangka panjang dengan manfaat kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh dan kehidupan Anda. Meningkatnya kesehatan tubuh, mental dan emosional akan turut meningkatkan kualitas hidup Anda serta membawa pengaruh positif bagi orang-orang di sekitar Anda.

Menerapkan gaya hidup sehat perlu disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, kondisi kesehatan, bahkan kebiasaan makan Anda. Hasilnya pun akan bervariasi, Anda tidak bisa menjalankan atau mengharapkan hasil perubahan gaya hidup yang sama dengan seseorang yang kondisi tubuh atau kesehatannya berbeda dengan Anda, misalnya mengikuti model atau aktor idola.

Berikut adalah beberapa cara memulai gaya hidup sehat yang bisa langsung Anda terapkan dan jadikan kebiasaan atau rutinitas baru.

1. Mengetahui Status Kesehatan Tubuh dan Lakukan Perawatan

Lakukanlah pemeriksaan tahunan yang mungkin belum pernah atau jarang sekali Anda lakukan dan periksa juga daftar vaksinasi yang wajib didapatkan. Beberapa jenis vaksinasi diberikan sebanyak lebih dari satu kali dengan jadwal khusus. Segera buat janji dengan dokter jika hasil pemeriksaan kesehatan rutin menunjukkan kelainan atau terdapat vaksinasi yang harus dilakukan.

Ketahui indeks massa tubuh (IMT) dan ukuran lingkar pinggang Anda untuk mengecek apakah terdapat faktor risiko penyakit, seperti obesitas. Dengan mengetahui kondisi fisik dan kesehatan tubuh Anda, Anda bisa menentukan langkah selanjutnya dari perubahan gaya hidup sehat yang sesuai untuk dilakukan. Diskusikanlah dengan dokter mengenai jenis aktivitas maupun pola makan yang dianjurkan bagi kondisi Anda.

2. Mengatur Pola Makan Sehat

Mulailah membuat catatan harian berisi daftar makanan apa saja yang Anda konsumsi setiap hari. Ya, itu termasuk gorengan yang Anda konsumsi sambil menunggu jadwal kereta, misalnya. Buatlah tanpa memiliki penilaian apa pun. Ingatlah, Anda melakukan ini untuk mengetahui apa saja yang perlu diubah dari pola makan yang lama.

Anda tidak bisa beralih ke gaya hidup sehat jika tidak tahu apa saja kebiasaan lama yang perlu dihilangkan atau dipertahankan. Diskusikanlah bersama dokter dan seorang ahli gizi mengenai jenis, jumlah asupan makanan, dan tips pola makan lain yang Anda butuhkan.

3. Perbanyak Aktivitas Fisik dan Kelola Stres

Orang dewasa dianjurkan untuk menyisihkan setidaknya dua setengah jam per minggu untuk melakukan aktivitas aerobik (misalnya berjalan dan berlari) dengan intensitas sedang. Buatlah kalendar aktivitas fisik dan target mingguan yang fleksibel, realistis, dan menyenangkan.

Menjaga kesehatan mental juga termasuk ke dalam gaya hidup sehat. Selipkan aktivitas seperti yoga dan meditasi untuk mengatasi stres.

4. Perbaiki Waktu Tidur

Buatlah jadwal tidur yang tetap. Usahakan gawai, komputer atau televisi Anda sudah mati setidaknya dua jam sebelum waktu tidur yang telah ditentukan. Olahraga berat sebelum tidur juga tidak dianjurkan. Anda bisa mandi air hangat dan minum secangkir teh untuk membuat badan dan pikiran menjadi rileks, sehingga membantu Anda lekas tidur.

5. Tingkatkan Hubungan dengan Orang di Sekitar Anda

Perubahan gaya hidup bukan sekadar diet dan olahraga saja, interaksi sosial dengan orang di sekitar Anda juga turut berkontribusi pada kesehatan mental dan emosi Anda. Anda tidak perlu harus menyamakan semua aspek kehidupan Anda dengan tetangga atau teman Anda, tapi Anda tetap perlu meluangkan waktu untuk bersosialisasi, baik itu secara virtual maupun bertatap muka.

Meningkatkan hubungan dengan sesama akan memberikan rasa nyaman bagi masing-masing pihak. Namun, jika Anda merasa sulit bersosialisasi, atau jika Anda berada dalam hubungan yang tidak sehat, maka Anda perlu segera mencari pertolongan. Dokter akan membantu Anda mencari tahu sumber permasalahan dan bagaimana cara mengatasinya.

Perbanyak juga melakukan aktivitas yang merangsang kreativitas otak bersama orang di sekitar Anda. Baiknya aktivitas ini dimulai sedari kecil dibarengi dengan pendidikan formal yang saling mendukung. Menurut para ahli saraf, melakukan aktivitas seperti ini akan lebih berpengaruh pada kesehatan otak dan tubuh secara keseluruhan dibanding permainan komputer yang dimainkan secara individu.

Walau sulit berpaling dari kebiasaan lama, Anda perlu menyadari bahwa dengan menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan yang baru, risiko terserang berbagai jenis penyakit pun akan ikut berkurang. Penampilan fisik bertambah baik, kesehatan mental terjaga, dan energi Anda meningkat.

Gaya hidup sehat juga memperbesar kesempatan Anda untuk hidup lebih panjang. Sebuah penelitian membuktikan bahwa kebiasaan berjalan kaki minimal selama 30 menit setiap hari dapat menurunkan risiko meninggal di usia dini secara signifikan. Jadi tunggu apa lagi demi kesehatan Anda? Jangan tunda terus mengubah pola hidup lama Anda ke gaya hidup sehat.

Sumber : timesindonesia.com.id

Kenali, Ini Gejala Awal Terinfeksi Virus Corona dari Hari ke Hari

Ilustrasi virus corona

KOMPAS.com – Wabah virus corona masih menjadi kekhawatiran di seluruh penjuru dunia. Jumlah kasusnya di banyak negara semakin bertambah, meskipun angka kesembuhan juga menunjukkan persentase yang tinggi sehingga memberikan optimistis tersendiri. Edukasi kepada warga dunia mengenai virus ini terus dilakukan, terutama mengenai gejala yang sebaiknya diketahui sehingga setiap orang bisa membatasi dirinya dan tak menjadi pembawa virus yang baru. Melansir WHO, tanda-tanda mereka yang terinfeksi virus corona jenis baru adalah batuk, sesak napas, hingga mengalami kesulitan bernapas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. Business Insider memberitakan, sebagian besar kasus Covid 19 tergolong ringan. Akan tetapi, sekitar 20 persen pasien memiliki bawaan penyakit yang parah sehingga menyebabkan kondisi menjadi sangat kritis. Baca juga: Sempat Rawat Suspect Corona, Ini yang Selanjutnya Dilakukan RS Dr. Oen Solo Sebuah studi yang dilakukan terhadap sekitar 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, mengidentifikasi pola khas gejala terkait Covid-19. Sekitar 99 persen pasien mengalami demam dengan suhu tinggi, sedangkan lebih dari setengahnya mengalami batuk kering. Adapun sepertiganya mengalami nyeri otot dan kesulitan bernapas. Penelitian lain yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian Penyakit China menunjukkan, sekitar 80 persen kasus virus corona ringan. Sementara itu, 15 persen pasien menderita kasus yang parah, dan 5 persen menjadi sakit kritis. Bagaimana gejala virus corona berkembang dari hari ke hari?  Hari ke-1 Pasien mengalami demam. Tubuhnya mungkin juga mengalami semacam kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Kenali, Ini Gejala Awal Terinfeksi Virus Corona dari Hari ke Hari”, https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/16/053700365/kenali-ini-gejala-awal-terinfeksi-virus-corona-dari-hari-ke-hari.
Penulis : Nur Fitriatus Shalihah
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Sumber : Kompas.com